Hari ini saya rencananya mau mengisi ramadhan hari kedua dengan ibadah…
kali ini ibadah yang kupilih adalah tidur… (semalam ndak bisa tidak tidur sampe sahur tiba)
Tapi rencana ini sedikit berubah, karena istri mengajak (baca: memaksa) untuk mengantarkan dia ke salah satu radio di karawang, untuk mengisi suara untuk pementasan drama ibu-ibu (nya) anak-anak TK…
jadi saya antar ke stasiun radio tersebut.. sekali-kalinya ini dalam hidup, memasuki stasiun radio…
tapi? jujur saya melihat ada sesuatu di stasiun radio ini… saya berkelana di imaginasi masa lalu tempat ini…
Tempat ini selalu rame diisi kaula muda…
Tempat ini sebagai saran nongkrong anak-anak kreatif..
Tempat ini tempat awal pemompa semangat stasiun muda lainnya..
Tempat ini tempat yang hangat untuk tukar pikiran…
Tempat ini cukup sejuk dan selalu tersedia makanan…
Tempat ini tempat yang energik…
namun…sekarang…
masih ada sisa itu…
sebuah speaker kayu mengantung dengan lapisan triplek terkelupas dipenuhi sarang laba-laba, membunyikan suara radio yang dipancarkan dari “kamar siaran hidup”
asbes lobang sana-sini…
atap langit-langit yang hampir semuanya dihiasi perangkap makanan dari hewan laba-laba..
namun masih terdengar suara penyiar yang mendayu dan lagu yang syahdu…
kursi sofa tempat tunggu tamu.. tampak terlihat busa-busanya termakan usia…
satu unit PC tanpa casing samping nan berdebu….
foto-foto artis band lokal dan luar daerah memberikan takzim pada stasiun ini…
berbagai penghragaan tertempel di dinding yang terkelupas…
Tapi teman.. masih terdengar suara penyiar yang mendayu dan lagu yang syahdu…

Tingkah lucu namun susah diatur.. maklum masih masanya..

YOWH 10:49 am on June 19, 2009 Permalink |
lutu-lutu…
alo ade….
ronindra 11:38 pm on August 2, 2009 Permalink |
hallo juga mas gayo…
piye kabare saiki?